63 Pelajar Bengkulu resmi dilepas mengikuti ajang Robotik ASEAN 2026

Para siswa peserta kompetisi robotik foto bersama saat acara pelepasan kontingen Provinsi Bengkulu yang akan berlaga di ajang Nusantara Asian Robotic Competition 2026. (Foto: Dok. Istimewa)
banner 468x60

Semangat dan kebanggaan Provinsi Bengkulu kembali hadir melesat di panggung kompetisi tingkat internasional. Para peserta asal Bengkulu resmi dilepas untuk bertanding pada Nusantara Asian Robotic Competition 2026.

Ajang bergengsi ini diperuntukkan bagi siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah di kawasan ASEAN. Kompetisi ini mempertemukan talenta muda berbakat dari berbagai belahan negara di Asia Tenggara.

Tercatat ada peserta dari lima negara ASEAN yang berpartisipasi aktif dalam ajang internasional ini. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan inovasi teknologi.

Para peserta diuji dalam penguasaan bidang robotika, kreativitas, serta pemecahan masalah secara nyata. Prosesi pelepasan kontingen Bengkulu ini berlangsung penuh kehangatan serta rasa bangga yang mendalam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd, melepas langsung para peserta. Sebanyak 63 anak pilihan hadir mewakili Provinsi Bengkulu untuk berlaga di tingkat internasional tersebut.

Dukungan dan doa mengalir deras dari berbagai pihak agar para siswa mampu tampil secara maksimal. Harapan besar disematkan agar kontingen ini bisa membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama daerah.

Keikutsertaan dalam ajang ini menjadi pengalaman tak ternilai dalam mengasah pola pikir kritis siswa. Para peserta juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan kerja sama tim serta pemikiran yang inovatif.

Ketua Yayasan Barokah Insani Bengkulu, dr. Rupyanto, SH., MH., menyampaikan apresiasinya pada para peserta. Yayasan yang menaungi komunitas RBC ini menyoroti perjuangan gigih anak-anak dalam menembus level ASEAN.

Beliau mengungkapkan bahwa keikutsertaan anak-anak Bengkulu ini masih bersifat mandiri dengan biaya sendiri. Besar harapan agar Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat memberikan dukungan penuh pada kegiatan ini.

Dukungan pemerintah sangat penting untuk menjaga semangat belajar dan motivasi berkompetisi para siswa. Pengalaman ini diharapkan mampu melecut semangat generasi muda lain untuk berani berprestasi di tingkat dunia.

Mengusung jargon “Bengkulu Bisa, Indonesia Berprestasi”, para peserta bertanding dengan penuh rasa percaya diri. Mereka siap mengibarkan bendera Provinsi Bengkulu dan Indonesia di panggung kompetisi robotik ASEAN.

Langkah ini menjadi pijakan positif dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi di Bengkulu. Pendidikan robotika diharapkan mampu melahirkan generasi unggul di bidang sains dan rekayasa teknologi.

Bidang science, technology, engineering, dan robotics menjadi fokus utama pengembangan bakat siswa saat ini. Kompetisi ini menjadi pembuktian bahwa anak-anak daerah mampu bersaing secara global dan sejajar.

Masyarakat Bengkulu turut memberikan ucapan selamat bertanding serta dukungan moral kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik di atas arena dan harumkan nama Provinsi Bengkulu di kancah ASEAN.

Perjuangan 63 anak ini menjadi bukti nyata kontribusi semangat “Bengkulu untuk Indonesia” di panggung dunia. Semoga kerja keras dan persiapan matang para peserta membuahkan hasil manis berupa medali kemenangan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *