Rejang Lebong aktualclick.com – Selama tiga hari, 7-9 September 2026, puluhan wartawan yang tergabung dalam Wartawan Ekonomi Grup Bank Indonesia – WAG BI mengikuti pelatihan intensif di Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini menjadi ajang peningkatan kapasitas sekaligus wawasan kebangsaan bagi insan pers.
Rabu 09/09/2026.

Pelatihan ini dibuka dan ditutup langsung oleh Kepala KPW Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, didampingi Kasi Humas Tulusl dan Afri Jhonson.
Bengkulu mencatat sejarah baru. Minggu, 7 September 2026, Ekspor Perdana Kopi Bengkulu 19,2 ton ke Italia senilai Rp1,26 miliar resmi dilepas Wagub Ir H. Mian di Kepahiang.
Ekspor ini hasil kerja sama petani, koperasi, dan PT Alko Sumatra Kopi sebagai agregator. Bengkulu sendiri produsen kopi terbesar ke-5 di Indonesia dengan sentra di Kepahiang, Lebong, dan Rejang Lebong.
PERINGKAT KEGIATAN HARI PERTAMA:
1. Launching PADEK – Platform ketertelusuran kopi via QR Code di `www.padek-bengkulu.com`
2. Bantuan BI – Serah terima mesin color sorter & roasting ke 2 UMKM. BI terapkan 3 Pilar: Korporatisasi, Kapasitas, Pembiayaan
3. Bincang Kopi & Pameran – Diskusi bareng Starbucks, Tomoro, dan Juara Barista Nasional. Ada pameran 10 UMKM + booth perbankan untuk pembiayaan ekspor
4. KAD – Penandatanganan kerja sama Kepahiang-Lebong-Rejang Lebong
BI menegaskan ekspor 19,2 ton ini jadi pembuka ekspor berikutnya dan dorong UMKM kopi Bengkulu naik kelas ke pasar global.
Hari 2: Meracik Kopi di Atas Bukit Danau Mas Bastari*
Memasuki hari kedua, para wartawan diajak merasakan pengalaman berbeda di *Hutan Resort, Danau Mas Bastari*. Dengan suasana sejuk pegunungan, mereka mengikuti praktik “Icak-Icak Jadi Barista”.
Materi yang diberikan langsung oleh barista kelas nasional Nick – Juara 1 Se-Sumatera 2026, Bowok – Juara 2 Bengkulu 2025, dan Conti meliputi:
1. Teknik Penyeduhan Kopi
2. Cupping / Penyicipan Kopi Arabika
3. Pencampuran Kopi dan Susu*
4. Pembuatan Topping & Latte Art
Antusiasme terlihat saat wartawan mencoba meracik minuman sesuai takaran dan suhu. Sebagai jamuan khas daerah, disajikan jagung rebus, kacang tanah, ubi rebus dan jeruk lemon untuk menemani diskusi.
Hari 3: Disiplin dan Tanggung Jawab di Lapangan Tembak Brimob
Rangkaian ditutup dengan kegiatan Olahraga menembak di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Brimob Rejang Lebong.
Sebelum memegang senjata, wartawan mendapat pembekalan dari jajaran Brimob:
– Danyon A Pelopor Kompol Thomson Sirait, S.Sos
– Kabag Ops Kompol Jumain Budiono, S.Sos, MM
– Kasi Logistik AKP Jhoner Sidabutar
– Kasubsi Bekum Aipda Wadi
Sebelum latihan dimulai, para wartawan mendapat pembekalan dari Danyon A Pelopor Kompol Thomson Sirait, S.Sos.
“Menggunakan senjata tidak bisa sembarangan. Ini menyangkut keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi, Kabag Ops Kompol Jumain Budiono, S.Sos, MM, Kasi Logistik AKP Jhoner Sidabutar, dan Kasubsi Bekum Aipda Wadi.
Meski sebagian wartawan sudah pernah latihan di Polda Bengkulu, rasa nervous tetap ada saat pertama kali mengokang dan membidik sasaran. Selama hampir 5 jam, latihan menembak berjalan bergiliran dengan penilaian dari instruktur.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara BI, Brimob dan insan pers dalam mendukung stabilitas ekonomi dan keamanan daerah.
Penulis : Redaksi










